25/07/18

Arah Langkah - Fiersa Besari

Yoo everyoneee.. bagaiman kabar kalian semua? Semoga baik-baik aja ya! Pada kesempatan kali ini gue mau ngomongin buku lagi. Yes, ngomongin buku lagi. HAHAHAHA. Keliahatan gak ada habisnya ya? Well, gue lagi demen-demennya baca buku dan juga seharusnya manusia harus terus produkti, sih.

Seperti yang sudah kalian lihat di kolom judul, gue mau ngomongi buku Arah Langkah karya Fiersa Besari. Gue tau beliau ketika banyak orang yang mengutip kata-katanya di Instagram Stories. Ingat, igstories bukan snapgram.  Gue pensarankan, gue menjelajah dunia internet dan menemukan beberapa buku karyawan Fiersa. Salah satu buku yang menarik perhatian gue adalah Arah Langkah.

Ketika pertama kali ngeliat buku ini, terlebih ketika ngelihat tulisan sub-heading, mata gue lansung terpicut dengan buku ini. "Sejauh apa pun jalan yang ditempuh, tujuan akhir selalu rumah". Entah mengapa, gue sangat relate dengan kata tersebut. Mungking karena gue lagi ngerantau kali, ya.

Tampak depan buku
Jumlah Halaman: 304
Tanggal Terbit: May 1, 2018
ISBN: 9789797945619
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Mediakita
Berat: 0.25 kg
Lebar: 14 cm
Panjang: 19 cm

Tampak belakang buku
Sinopsis

"Bulan April, tahun 2013, berawal dengan niat dan tujuan yang berbeda--salah satunya karena hati yang terluka, tiga pengelana memulai sebuah perjalanan menyusuri daerah-daerah di Indonesia. Lewat cara yang seru tapi menantang, mereka tidak hanya menyaksikan langsung keindahan negeri ini, mereka juga harus menghadapi pertarungan dengan kegelisahan yang dibawa masing-masing.

Arah Langkah bukan sekadar catatan perjalanan yang melukiskan keindahan alam, budaya, dan manusia lewat teks dan foto. Tetapi juga memberikan cerita lain tentang kondisi negeri yang tidak selalu sebagus seperti di layar televisi. Meskipun begitu, semua daerah memang memiliki cerita yang berbeda-beda, namun di dalam perbedaan itu, cinta dan persahabatan selalu bisa ditemukan."

Buku, ini menceritakan tentang perjalanan tiga sekawan menjelajahi nusantara. Fiersa, Prem dan Baduy mereka menjelajahi nusantara dengan tujuan masing-masing. Jika kamu berharap dengan perjalanan mewah, maka buku ini tidak tepat untuk lo baca. Mereka adalah backpacker. Pergi jauh dengan uang seadanya.

Walaupun terdapat tiga tokoh penting, cerita dalam buku ini berpusat pada Fiersa. Alur yang digunakan adalah maju-mundur yang dimana setiap cerita perjalanannya akan diselingin masa lalu Fiersa yang kelam yang memotivasi ia untuk melakukan perjalanan senusantara. 

Terdapat banyak foto-foto yang di abadikan oleh Fiersa di buku ini. Sehingga para pembaca dapat mengetahui keindahan nusantara dari kacamata beliau. 

Akan tetapi, cerita di buku ini rasanya kentang. Loh, kok kentang? Iya, soalnya cerita di buku ini nanggung. Di akhir cerita gue berharap dapat melihat Raja Ampat, selah satu destinasi akhir perjalannya. Sayang seribu sayang. cerita bersambung di pulau Sulawesi.

Salah satu foto yang ada di buku ini
Kalau teman-teman tertarik dengan cerita Fiersa dkk menjelajahi nusantara dan kearifan budaya lokal Indonesia, atau mungkin kalau lo penasaran asalan Fiersa menjelajahi nusantara, lo dapat mendapatkan buku ini di Gramedia seharga Rp88.000. 

Kelebihan: 

1. Terdapat foto-foto yang menggambarkan keindahan Indonesia
2. Cerita yang dibawakan sangat menarik dengan menggunakan PUEBI

Kekurangan:

1. Ceritanya kentang, nanggung.


EmoticonEmoticon